“Semoga kegiatan sosialisasi ini memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kita semua, khususnya untuk masyarakat, serta semoga dapat menjadi langkah bersama dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang nyaman, inklusif, dan berkelanjutan.”
Kota global (global city atau kota dunia) adalah pusat perkotaan utama yang memegang kendali penting dalam sistem ekonomi, politik, dan budaya global. Kota-kota ini berfungsi sebagai simpul utama dalam jaringan transnasional yang menarik modal, investasi, teknologi, sumber daya manusia, dan inovasi berskala internasional.
JAKARTA, HARIAN POSMETRO.com || Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, menghadiri Sosialisasi Perencanaan Penataan Ruang di Ruang Antasari Kantor Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Rabu (24/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti 115 peserta dari masing-masing SKPD di lingkungan Kota Jakarta Selatan.
Syafrin mengatakan, penataan ruang merupakan salah satu instrumen penting dalam mewujudkan pembangunan kota yang tertib, aman, nyaman, produktif, dan berkelanjutan.
“Jadi,melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh peserta dapat memahami secara lebih komprehensif alur pelayanan perencanaan dan pemanfaatan ruang yang berlaku saat ini,” ujarnya.
Syafrin menuturkan, selain sebagai sarana penyampaian informasi, kegiatan sosialisasi ini juga menjadi wadah komunikasi dan koordinasi antar Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Melalui dialog dan pertukaran informasi yang konstruktif, diharapkan tercipta kesamaan pemahaman serta partisipasi aktif dalam mendukung penyelenggaraan penataan ruang yang lebih baik.
“Semoga kegiatan sosialisasi ini memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kita semua, khususnya untuk masyarakat, serta semoga dapat menjadi langkah bersama dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang nyaman, inklusif, dan berkelanjutan,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Cipta Karya,Tata Ruang dan Pertanahan Jakarta Selatan, Andy Lazuardy, menyampaikan, kegiatan ini sebagai upaya peningkatan kapasitas aparatur dan penguatan koordinasi lintas sektor, sekaligus forum diskusi yang konstruktif untuk mendukung penyelenggaraan pelayanan publik yang semakin baik.
“Kehadiran 115 peserta dari masing-masing SKPD ini merupakan wujud komitmen bersama dalam meningkatkan koordinasi dan pemahaman bersama guna mewujudkan pemanfaatan ruang yang tertib, berkualitas dan berkelanjutan di Jakarta Selatan,” tandasnya.
redaksi•
