“Saya berharap dari ajang ini akan lahir talenta-talenta muda Jakarta Selatan yang mampu berprestasi, tidak hanya di tingkat Provinsi DKI Jakarta, tetapi juga di nasional, dan mejadi contoh baik bagi generasi muda ke depannya,” ujar Tommy Fudihartono.
JAKARTA, HARIAN POSMETRO.com || Ratusan pelajar dan mahasiswa unjuk kemampuan di ajang kreativitas Pemuda Jakarta Selatan Tahun 2026 yang diselenggarakan Suku Dinas Pemuda dan Olahraga (Sudinpora) Jakarta Selatan, di Auditorium Gelanggang Remaja Bulungan, Kelurahan Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (3/7/2026).
“Kami mendukung berbagai program yang mendorong lahirnya pemuda-pemuda yang kreatif, inovatif, berdaya saing, berkarakter dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosialnya. Pemuda merupakan aset pembangunan yang harus terus diberikan ruang untuk tumbuh, berkarya, dan menjadi agen perubahan,” ujar Asisten Administrasi Dan Kesejahteraan Rakyat Jakarta Selatan,Tomy Fudihartono.
Menurut Tomy, ajang ini bukan sekadar perlombaan untuk menentukan siapa yang menjadi juara. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan ruang untuk mengembangkan karakter, meningkatkan kepercayaan diri, memperluas wawasan, serta membangun kolaborasi antarpemuda yang memiliki semangat berkarya.
Ia berpesan, kepada seluruh peserta untuk dapat menampilkan kemampuan terbaiknya dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas, kreativitas, inovasi, disiplin dan saling menghargai.
“Saya juga berharap dari ajang ini akan lahir talenta-talenta muda Jakarta Selatan yang mampu berprestasi tidak hanya di tingkat Provinsi DKI Jakarta, tetapi juga di nasional, dan mejadi contoh baik bagi generasi muda ke depannya,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Kepemudaan Suku Dinas Pemuda dan Olahraga Jakarta Selatan, Tomi Ari Sudewo, menjelaskan, kegiatan yang memiliki slogan “Anak Kompleks yang Bisa Mengaji dan Bisa Pencak” ini melibatkan 240 peserta dari tingkatan pelajar dan mahasiswa.
Kegiatan yang merupakan ajang untuk menampilkan talenta terbaik anak muda Jakarta Selatan ini, memiliki tujuh kategori lomba yaitu: Solo Vokal, Monolog, Desain Grafis, Desain Busana, Grup Musik, Tari Tradisional dan Tari Modern.
“Nantinya untuk para juara akan mengikuti lomba serupa di tingkat provinsi, sehingga diharapkan para peserta untuk dapat mengeluarkan kemampuannya dengan maksimal,” tandasnya. redaksi01•
