“Kami sangat peduli terhadap pelaksanaan renovasi sekolah ini ke depannya. Tentu semuanya akan disesuaikan dan kami tetap berprinsip bahwa anak-anak didik kita harus tetap mendapatkan kesempatan belajar yang sama,” ujarnya.
JAKARTA, HARIAN POSMETRO.com || Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Syafrin Liputo meninjau Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kebayoran Lama Selatan 09, Kecamatan Kebayoran Lama, yang sebagian rangka atap dan strukturnya roboh pada November 2024 lalu.
Saat meninjau, Walikota Syafrin, menyampaikan, sesuai arahan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, pembangunan sekolah ini akan disegerakan. Sehingga dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi proses pembangunannya sudah bisa dimulai, karena perencanaannya sudah ada.
“Intinya saat ini proses pembelajarannya berjalan normal. Bagi kami, prioritas utama adalah memastikan anak-anak tetap bisa belajar dengan aman agar mereka dapat menggapai cita-cita mereka,” kata Walikota Syafrin, Kamis (23/7/2026).
Untuk diketahui, setelah roboh, gedung sekolah langsung dikosongkan sejak 27 November 2024. Area di sekitar bangunan juga telah dipasang pengaman untuk menjaga keselamatan seluruh warga sekolah dan siswa dipindahkan ke SDN Kebayoran Lama Selatan 11 yang berlokasi tepat di sebelah SDN Kebayoran Lama Selatan 09.
“Kami sangat peduli terhadap pelaksanaan renovasi sekolah ini ke depannya. Tentu semuanya akan disesuaikan dan kami tetap berprinsip bahwa anak-anak didik kita harus tetap mendapatkan kesempatan belajar yang sama,” ujarnya.
Ia menyampaikan, mengenai proses setelah bangunan roboh, tentu memerlukan waktu yang cukup panjang, karena ada tahapan perencanaan di dalamnya dan perencanaan tersebut tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat.
Menurutnya, penyebab utama bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 mengalami kerusakan adalah karena sekolah itu dibangun sejak tahun 1974. Meskipun sempat ada beberapa kali renovasi, namun hal itu tidak mengubah struktur bangunannya.
“Jadi, karena faktor usia, bangunan tersebut akhirnya roboh. Ini bukan satu-satunya sekolah di Jakarta yang usianya sudah tua, masih banyak sekolah lainnya. Secara bertahap, rekan-rekan dari Dinas Pendidikan terus melakukan renovasi dan perbaikan terhadap sekolah-sekolah yang ada,” ucapnya.
red•01
