PURWAKARTA, Harian Posmetro — Setelah Kapolres Purwakarta melakukan kunjungan silaturahmi ke Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Purwakarta, kini giliran Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Purwakarta, Dr. Yudhi Kurniawan, S.H., M.H., datang menyambangi Sekretariat PWI yang beralamat di jalan veteran, Kelurahan Ciseureuh Kecamatan Purwakarta, Selasa pagi (8/9/2026).
Kunjungan Kajari Purwakarta bukan sekadar agenda seremonial. Di balik pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban itu, terselip pesan penting tentang bagaimana komunikasi, kemitraan dan saling memahami peran masing-masing menjadi bagian penting dalam membangun ruang informasi yang sehat bagi masyarakat.
Kehadiran Kajari juga menjadi momentum untuk melanjutkan hubungan baik yang selama ini telah terjalin antara Kejaksaan Negeri Purwakarta dan PWI Purwakarta. Hubungan tersebut diharapkan tidak berhenti pada komunikasi kelembagaan, tetapi terus berkembang menjadi sinergi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, suasana berlangsung santai. Tidak ada jarak yang kaku. Pers dan aparat penegak hukum duduk bersama, bertukar pandangan dan membicarakan berbagai hal yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat serta peran masing-masing dalam kehidupan publik.
Kajari Purwakarta Dr. Yudhi Kurniawan, S.H., M.H., mengatakan bahwa silaturahmi menjadi bagian penting untuk menjaga komunikasi dan hubungan baik dengan insan pers.
Menurutnya, pers mempunyai posisi strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Karena itu, komunikasi yang terbuka dan konstruktif perlu terus dibangun agar informasi yang diterima publik dapat disampaikan secara benar, berimbang dan bertanggung jawab.
“Silaturahmi ini bukan hanya untuk bertemu, tetapi bagaimana kita bisa menjaga komunikasi dan hubungan baik. Kejaksaan memiliki tugas dan fungsi, begitu juga pers. Namun, keduanya sama-sama memiliki kepentingan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat,” ujar Yudhi.
Sementara itu, Ketua PWI Purwakarta Adi Kurniawan Tarigan, yang akrab disapa Tarigan, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kajari Purwakarta.
Menurut Tarigan, kedatangan Kajari ke Sekretariat PWI menjadi bukti bahwa kemitraan antara aparat penegak hukum dan insan pers dapat dibangun melalui komunikasi yang sederhana, terbuka dan penuh kekeluargaan.
“Bagi kami, ini bukan sekadar kunjungan. Ini adalah silaturahmi untuk merawat hubungan yang sudah lama terjalin. Ketika komunikasi berjalan baik, tentu akan lebih mudah bagi kita untuk saling memahami tugas dan fungsi masing-masing,” kata Tarigan.
Tarigan menegaskan, PWI Purwakarta akan terus mendorong wartawan agar menjalankan tugas jurnalistik secara profesional, berpegang pada kode etik dan mengutamakan kepentingan publik.
“Pers harus tetap kritis, tetapi kritik juga harus dibangun dengan data dan tanggung jawab. Kemitraan bukan berarti menghilangkan fungsi kontrol pers. Justru dengan komunikasi yang baik, kita bisa bersama-sama menjaga agar informasi yang diterima masyarakat tetap sehat dan mencerdaskan,” tegasnya.
Silaturahmi ini menjadi penegas bahwa kemitraan antara Kejaksaan dan pers bukan sekadar hubungan kelembagaan. Dengan komunikasi yang terbuka dan saling menghargai, keduanya dapat berjalan bersama tetap pada fungsi masing-masing, namun bermuara pada satu tujuan, memberikan informasi yang sehat dan bermanfaat bagi masyarakat.
