Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Selatan, Mukhlisin, mengatakan, Kelayan Binter hadir sebagai wadah kolaborasi konkret antara Bapas, pemerintah daerah, TNI/Polri, akademisi, dunia usaha, hingga jajaran kewilayahan. Foto/Ist.
JAKARTA, HARIAN POSMETRO.com || Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel) bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) DKI Jakarta menggelar kegiatan Sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) Kelompok Layanan Bimbingan Integrasi (Kelayan Binter) di The Tribrata Hotel & Convention Center, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (8/9/2026).
Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Selatan, Mukhlisin, mengatakan, Kelayan Binter hadir sebagai wadah kolaborasi konkret antara Bapas, pemerintah daerah, TNI/Polri, akademisi, dunia usaha, hingga jajaran kewilayahan.
Ia pun menginstruksikan para Camat dan Lurah di Jakarta Selatan untuk menerjemahkan program ini menjadi aksi nyata di wilayah masing-masing.
Menurutnya, keberhasilan reintegrasi sosial mantan narapidana atau Klien Pemasyarakatan tidak bisa dibebankan kepada Balai Pemasyarakatan (Bapas) semata. Hal tersebut selaras dengan amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.
Melalui kegiatan sosialisasi dan FGD ini, Kepala Kanwil Ditjenpas DKI Jakarta, Wachid Wibowo, mengajak seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat memetakan tantangan yang dihadapi klien, mengidentifikasi potensi sumber daya di wilayah.
Ia menyampaikan, Kelayan Binter bukan sekadar bimbingan dari Bapas, melainkan upaya menghubungkan berbagai sumber daya di masyarakat untuk mendukung reintegrasi sosial.*
redaksihpm*
