Suasana pelayanan di kantor Samsat Cibinong. Foto/POSMETRO
Dalam hal ini, Bayu juga mengajak peran media dan wartawan untuk memberantas pungli dan praktik percaloan. “Ya, kami juga mengajak dan mengundang peran dari media atau wartawan untuk menjadi garis terdapan, yang dapat memberikan informasi apabila masih terlihat ada praktik percaloan,” pungkas Bayu.
CIBINONG, HARIAN
POSMETRO.com || Layanan publik Sistim Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Cibinong, Kabupaten Bogor, mulai berbenah menuju Pelayanan Prima, Presisi dan Akuntabel yang bebas dari praktik pungli (pungutan liar) dan praktik percaloan, alias zero pungli dan percaloan.
Hal ini mendapat sambutan hangat dan apresiasi masyarakat, atas pelayanan yang dinilai cepat, ramah, tepat sasaran dan presisi. Ini terlihat dari antusiasme warga yang datang untuk mengurus administrasi kendaraan bermotor di kantor Samsat Cibinong, pada Selasa (15/9/2026).
Salah satu warga, Widya yang tinggal di desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, mengaku puas dengan pelayanan yang diterimanya saat melakukan perpanjangan pajak STNK sepeda motor miliknya.
“Hari ini saya sedang melakukan perpanjangan pajak STNK lima tahunan kendaraan roda dua sepeda motor. Berarti saya sekalian ganti plat seng. Suasananya sangat familiar. Terima kasih untuk Samsat Cibinong, prosesnya cepat sekali, dan petugasnya sangat membantu,” ujarnya dengan senyum puas, Selasa (15/9/2026).
Menurut pengakuan Widya saat ia memperpanjang pajak STNK sepeda motor miliknya, di Samsat Cibinong, Jalan Raya Bogor, tak ada kendala dan hambatan apa-apa. Ia datang ke kantor Samsat ditemani suaminya dan membawa seorang anak mereka yang masih kecil.
“Pelayanannya bagus, tidak sampai 30 menit sudah kelar. Tak ada pungli dan calo,” ucapnya.
Hal senada juga disampaikan Jamil, warga Parung Kuda, Sukabumi, yang mengurus perpanjangan pajak STNK sepeda motor milik keluarganya.
Sebagai wajib pajak dan taat pajak, pria ini sengaja datang lebih cepat karena tempat tinggalnya jauh. “Pukul enam pagi saya sudah berangkat dari rumah Parung Kuda Sukabumi, karena takut kesiangan,” katanya.
“Hanya modal KTP dan surat-surat kendaraan lengkap, sudah langsung di proses. Tak berapa lama saya menunggu, sudah di panggil ke loket. Urusan saya sudah selesai. Dan terimakasih kepada petugas Samsat Cibinong,” paparnya.
Sementara itu, petugas Samsat Cibinong, Aipda Bayu Kristiana yang di temui HARIAN POSMETRO.com di kantor Samsat Cibinong, mengatakan pihaknya terus menggaungkan dan menggelorakan semangat anti terhadap praktik percaloan dan pungli.
“Untuk pelayanan yang bersih dan zero pungli dan percaloan menuju pelayanan prima dan akuntabel, terus kita gaungkan. Dimana kita melakukan upaya-upaya untuk membatasi ruang gerak dari calo-calo tersebut. Dan saat ini kepada wajib pajak kita sudah berikan tanda kalung berwarna merah, sehingga wajib pajak bisa merasa nyaman masuk ke dalam lingkungan Samsat, untuk mengurus pajak kendaraannya sendiri,” ujar Bayu, Selasa (15/9/2026)
Bayu juga mempersilahkan untuk menanyakan dan menemui para wajib pajak untuk lebih jelasnya. “Silahkan bapak tanyakan langsung. Kita tidak menutupinya. Kami tidak anti kritik. Tapi yang jelas harus bisa dipertanggungjawabkan,” jelas Bayu.
“Jadi pada prinsipnya, kami selalu mengupayakan dan memberi pelayanan yang bagus dan terbaik, demi terwujutnya pelayan prima terhadap masyarakat. Walaupun ada kendala dan kekurangan, akan terus kami perbaiki sampai terwujud,” tambah Bayu.
Dalam hal ini, Bayu juga mengajak peran media dan wartawan untuk memberantas pungli dan praktik percaloan. “Ya, kami juga mengajak dan mengundang peran dari media atau wartawan untuk menjadi garis terdapan, yang dapat memberikan informasi apabila masih terlihat ada praktik percaloan,” pungkas Bayu. redaksihpm•01*
