“Penghargaan ini menjadi bukti komitmen dari representasi Perempuan khususnya pada posisi strategis di Bank Jakarta” jelas Martha dalam keterangannya, Senin (14/9/2026).
Foto/Ist.
JAKARTA HARIAN POSMETRO.com || Bank Jakarta terus mendorong kapabilitas kepemimpinan untuk membangun eksekutive profilling. Hal ini termasuk dalam upaya mempersiapkan aksi korporasi maupun melanjutkan transformasi di berbagai aspek.
Atas komitmen Bank Jakarta tersebut, Direktur Keuangan dan Strategi Bank Jakarta Basaria Martha Juliana meraih penghargaan Apresiasi Perempuan Berpengaruh di ajang Sraya Nusa 2026 yang diselenggarakan oleh http://Dream.co.id dan http://Diadona.id di Jakarta, Jumat (11/9/2026). Martha menerima Kategori Economic Empowerment for Strategic Finance and Business Transformation.
Basaria Juliana menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas penghargaan yang diberikan kepadanya, sebagai bentuk dukungan atas komitmen Bank Jakarta dalam menghadirkan diversity, equity and inclusion, khususnya di industri keuangan.
“Penghargaan ini menjadi bukti komitmen dari representasi Perempuan khususnya pada posisi strategis di Bank Jakarta” jelas Martha dalam keterangannya, Senin (14/9/2026).
Apresiasi Perempuan Berpengaruh tahun 2026 merupakan ajang apresiasi yang diinisiasi oleh http://Dream.co.id dan http://Diadona.id untuk memberikan penghargaan kepada perempuan yang dinilai memberi inspirasi, pengaruh, dan dampak nyata di berbagai bidang kehidupan dan Pembangunan manusia.
Penentuan penerima Apresiasi Perempuan Berpengaruh (APB) 2026 yang mempertimbangkan rekam jejak, kontribusi, pencapaian, pengaruh, serta relevansi kontribusi kandidat dengan nilai-nilai yang diusung oleh APB 2026.
Dalam perjalanannya, Basaria Juliana juga tercatat pernah menduduki sejumlah posisi strategis di lembaga perbankan, dan memimpin berbagai project strategis termasuk di antaranya corporate development and transformation, serta tercatat pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan PT Danareksa Holding periode 2023-2025.
“Penting bagi Bank Jakarta, untuk memberikan ruang kepada figur perempuan untuk dapat tampil sebagai bentuk inklusivitas dan kesempatan. Hal ini untuk mendukung transformasi dan pertumbuhan secara berkelanjutan,” ungkap Basaria.*
redaksihpm*
