HARIANPOSMETRO.com, JAKARTA – Suasana khidmat menyelimuti Gereja HKBP Jatiwaringin di Jalan Kartika Eka Paksi, RW 06, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, pada Jumat pagi (18/4/2025).
Sekitar 2.000 jemaat dari berbagai wilayah memadati gereja untuk mengikuti ibadah Jumat Agung, yang merupakan bagian penting dalam rangkaian perayaan Paskah.
Untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman, tertib, dan penuh kekhusyukan, Polsek Makasar menerapkan pengamanan ketat. Kapolsek Makasar, Kompol Untung Riswaji, S.H., M.H., M.M., menugaskan Bhabinkamtibmas Kelurahan Cipinang Melayu, Aiptu Hartono, untuk memimpin langsung pengamanan di lapangan.
Sebanyak 19 personel gabungan dikerahkan dalam kegiatan ini, terdiri dari unsur Polri, TNI, Satpol PP, Pamdal gereja, FKDM, dan FKPPI. Kehadiran aparat keamanan disambut positif oleh para jemaat yang merasa nyaman dan terlindungi selama menjalani ibadah.
Ibadah Jumat Agung dipimpin oleh Pendeta Leonard Nababan dengan tema “Yesus Menyerahkan Nyawanya”. Seluruh kegiatan berlangsung lancar, dengan pengamanan dilakukan secara humanis dan mengedepankan pendekatan dialogis.
Dalam keterangannya, Kapolsek Makasar menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang turut menjaga kondusivitas selama ibadah berlangsung.
“Kami hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk memastikan setiap umat beragama dapat menjalankan ibadahnya dengan tenang dan damai. Ini adalah bentuk nyata komitmen Polri dalam menjamin kebebasan beragama di tengah masyarakat yang majemuk,” ujarnya.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar terus menjaga toleransi dan semangat kebersamaan.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap waspada, saling menghormati, dan tidak ragu melapor jika menemukan potensi gangguan keamanan. Stabilitas wilayah dimulai dari kepedulian bersama,” tambahnya.
Hingga kegiatan berakhir, ibadah berlangsung aman dan tertib. Situasi di sekitar gereja pun terpantau kondusif. Polsek Makasar akan terus bersiaga dalam mengawal rangkaian perayaan Paskah hingga selesai.
