HARIANPOSMETRO. com, JAKARTA – Polsek Cipayung menggelar kegiatan Jum’at Curhat di wilayah RW 08 Kelurahan Munjul, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Jumat malam (25/4/2025). Acara berlangsung di area Masjid Jami’ Al Mochtar, Jl. Raya Malaka RT 03/04, dengan tujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat serta membahas isu kenakalan remaja, khususnya terkait tawuran.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolsek Cipayung Kompol Dwi Susanto, SH., MM, Danramil Cipayung Kapten Inf. Suhandi, Lurah Munjul Ibu Tari Djutari, S.E., M.Si, Ketua RW 08, Ketua DKM Masjid Al Mochtar, tokoh agama, tokoh masyarakat, Satpol PP Kelurahan Munjul, dan Babinsa. Turut mendampingi, Kanit Binmas Kompol Budi Hartono, Panit Binmas IPDA I Wayan Merta, Kasi Humas Aiptu Toni, serta Bhabinkamtibmas Aiptu Iswandi.
Menariknya, dalam kegiatan ini juga hadir para remaja yang pernah terlibat tawuran bersama orang tua mereka. Hal ini menjadi momentum penting untuk melakukan pembinaan langsung di hadapan masyarakat.
Acara diawali dengan salat Isya berjamaah, dilanjutkan dengan sesi sambutan dari Lurah Munjul, Bhabinkamtibmas, Kapolsek Cipayung, dan Danramil Cipayung. Kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang fokus membahas kenakalan remaja, khususnya fenomena tawuran yang sempat viral di media sosial.
Dalam sambutannya, Kapolsek Cipayung Kompol Dwi Susanto menekankan pentingnya pengawasan orang tua terhadap anak-anak mereka, terutama di malam hari. Ia menjelaskan bahwa beberapa remaja yang terlibat tawuran telah diamankan, bahkan ada yang kedapatan membawa senjata tajam.
“Kita hadir di sini dalam rangka mendengarkan langsung aspirasi masyarakat terkait kamtibmas. Tawuran remaja bukan hanya membahayakan diri sendiri, tapi juga bisa masuk ke ranah pidana, apalagi jika membawa senjata tajam atau menimbulkan korban luka,” ujar Kompol Dwi Susanto.
Namun, dalam kesempatan itu, pihak Polsek Cipayung memberikan ruang kepada remaja pelaku tawuran untuk tidak langsung diproses hukum, dengan harapan mereka dapat berubah dan tidak mengulangi perbuatannya.
Kegiatan diakhiri dengan doa bersama dan ramah tamah antara warga, aparat keamanan, serta para remaja dan orang tua yang hadir.
Kegiatan Jum’at Curhat ini menjadi bentuk nyata sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif di wilayah Cipayung.
