Banda Aceh — Memperingati Hari Pengungsi Sedunia 2025 dengan tema “Solidarity with Refugees”, DPW Sekber Wartawan Indonesia (SWI) Provinsi Aceh mengajak semua elemen masyarakat untuk membangun solidaritas nyata dan berkelanjutan terhadap para pengungsi. Aceh dikenal sebagai wilayah yang pernah menjadi tempat perlindungan bagi pengungsi, khususnya etnis Rohingya.
Sekretaris DPW SWI Aceh, Adhifatra Agussalim, menegaskan bahwa empati terhadap pengungsi tidak boleh berhenti pada momen krisis semata. “Solidaritas bukan hanya soal simpati sesaat, tetapi keberpihakan jangka panjang terhadap nilai-nilai kemanusiaan,” ujarnya.selasa 24 juni 2025.
Ia juga menyoroti pentingnya peran media dalam membangun kesadaran publik dan mendorong kebijakan yang lebih manusiawi. Media, kata Adhifatra, harus menjadi penggerak empati, bukan sekadar pelapor tragedi.
Dalam rangka memperingati Hari Pengungsi Sedunia, SWI Aceh turut mendukung kegiatan Refugees Voices: A Month of Stories and Solidarity yang digelar UNHCR. Kegiatan ini meliputi pemutaran film dokumenter, diskusi publik, pameran seni, bazar, dan pojok baca.
Hari Pengungsi Sedunia menjadi pengingat bahwa jutaan pengungsi di seluruh dunia masih membutuhkan perhatian dan perlindungan. SWI Aceh mengajak para jurnalis dan masyarakat untuk terus berdiri bersama mereka demi keadilan dan kemanusiaan.
