HARIANPOSMETRO.com, JAKARTA – Polsek Jatinegara menggelar kegiatan pembinaan rohani bagi 20 pelajar yang terlibat dalam aksi tawuran di wilayah Otista Raya. Kegiatan ini berlangsung di Mushala Al Ikhlas, Polsek Jatinegara, pada Kamis (24/4/2025) pukul 16.00 WIB, dipimpin langsung oleh Kapolsek Jatinegara Kompol Samsono, SH, MH.
Pembinaan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para remaja tentang konsekuensi hukum dari aksi tawuran serta pentingnya mendekatkan diri kepada agama agar tidak mengulangi perbuatannya.
Kegiatan dimulai dengan pembacaan Surat Yasin yang dipimpin oleh Ustadz Fahrudin, S.Ag, dilanjutkan dengan siraman rohani yang menekankan pentingnya menghormati sesama, mentaati perintah agama, dan menghargai perjuangan orang tua.
“Perbuatan kalian telah menyakiti orang lain dan menyimpang dari ajaran agama. Ingat perjuangan orang tua yang telah membiayai kalian sekolah. Jangan sia-siakan itu,” pesan Ustadz Fahrudin dalam ceramahnya.
Dalam arahannya, Kapolsek Jatinegara Kompol Samsono menegaskan bahwa pembinaan ini merupakan langkah pembelajaran, namun aparat kepolisian tidak akan segan menindak secara hukum pelaku tawuran yang terbukti membawa senjata tajam atau mengulangi perbuatannya.
“Kami tidak ingin melihat kalian kembali duduk di sini karena hal yang sama. Jika masih nekat, proses hukum akan kami jalankan hingga ke pengadilan,” tegas Kompol Samsono.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Waka Polsek Jatinegara AKP Subali, Kanit Intelkam AKP Subandi, Kanit Samapta AKP Sudarmo, Kanit Binmas AKP A. Adji Saputro, Kanit Reskrim Iptu Ibnu Chaerul Nth, dan jajaran Polsek lainnya.
