HARIANPOSMETRO.com, JAKARTA – Di tengah hiruk-pikuk kesibukan dan tugas sebagai aparat penegak hukum, ada cerita menyentuh yang datang dari Polsek Pademangan. Setiap pagi, setelah apel rutin, para anggota polisi di sana tak hanya memulai hari dengan tugas, tetapi juga dengan kebiasaan sederhana yang penuh makna, yakni menyisihkan sebagian rezeki mereka untuk anak-anak yatim piatu di wilayah mereka.
Tak banyak yang tahu, bahwa di balik seragam dan kewajiban menjaga keamanan, hati mereka dipenuhi dengan kepedulian dan kasih sayang kepada sesama. Uang yang mereka salurkan dari amal sukarela para polisi dengan sepenuh hati menyisihkan sebagian dari penghasilan mereka untuk membantu anak-anak yang membutuhkan.
“Setiap selesai apel pagi, kami menyisihkan sedikit rezeki kami. Lalu, setiap Jumat di akhir bulan, kami mengadakan santunan untuk anak-anak yatim. Uang yang diberikan itu berasal dari amal kami,” ujar Bripka Rusono, Kasi Humas Polsek Pademangan.
Kegiatan ini bukan tentang memberikan bantuan materi, namun bentuk solidaritas dan perhatian nyata mereka terhadap anak-anak yang kehilangan kasih sayang orang tua. Setiap kali pertemuan dilaksanakan, anak-anak yatim di sekitar Polsek Pademangan bukan hanya menerima santunan, tetapi mereka juga merasakan kehangatan dan perhatian dari para polisi yang hadir.
Mereka merasa dihargai, diterima, dan diingatkan bahwa meskipun hidup mereka penuh dengan kesulitan, masih ada tangan yang siap memberikan harapan dan kebahagiaan.
Bagi anak-anak yatim, setiap Jumat yang mereka lalui bersama para polisi itu bukan hanya tentang materi yang diberikan, melainkan tentang perasaan yang tak ternilai harganya, kehadiran mereka yang peduli, mendengarkan, dan memberikan perhatian dengan tulus.
Kepala Polsek Pademangan, Kompol Immanuel Sinaga S.H, S.I.K, M.H, menegaskan bahwa kegiatan santunan ini adalah bagian dari komitmen mereka untuk lebih dari sekadar menjalankan tugas sebagai penegak hukum. “Kami ingin menjadi bagian dari masyarakat, bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat yang peduli dan berbagi kebahagiaan,” ungkapnya.
Dalam setiap senyuman tulus yang terbit dari wajah anak-anak yatim yang menerima santunan ini, terkandung makna yang dalam. Mereka mengingatkan kita semua bahwa dalam kesederhanaan, ada kekuatan luar biasa yang dapat mengubah kehidupan. Setiap doa dan senyum yang datang dari anak-anak ini adalah simbol dari harapan yang baru, yang telah diberikan oleh mereka yang peduli.
Melalui kegiatan santunan ini, Polsek Pademangan tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga menyebarkan harapan dan cinta yang tulus. Mereka bukan hanya penjaga keamanan, tetapi juga penjaga hati bagi masyarakat yang mereka layani.
Dengan aksi sederhana ini, Polsek Pademangan mengingatkan kita bahwa solidaritas dan kepedulian sosial adalah bagian tak terpisahkan dari tugas mereka, untuk tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjaga dan merawat jiwa-jiwa yang membutuhkan.
