Logo Bank Indonesia. (sumber: Istimewa)
Jakarta, Harian PosMetro – Bank Indonesia resmi menaikkan suku bunga acuan sebesar 0,25% menjadi 5,50% dalam Rapat Dewan Gubernur hari ini, Kamis, 13 November 2025. Langkah ini diambil untuk mengendalikan inflasi yang masih cukup tinggi.
Dalam konferensi pers di Jakarta, Gubernur Bank Indonesia menjelaskan bahwa peningkatan suku bunga ini bertujuan menjaga harga tetap stabil sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Inflasi pada Oktober 2025 tercatat di angka 4,2%, sedikit melewati batas atas target BI yang berkisar antara 2 hingga 4 persen.
“Kami ingin memastikan inflasi terkendali tanpa mengganggu laju pemulihan ekonomi,” kata Gubernur BI.
Menurut ekonom dari Lembaga Kajian Ekonomi XYZ, keputusan menaikkan suku bunga ini tepat mengingat tekanan dari kondisi global, termasuk konflik geopolitik dan masalah rantai pasok. Namun, ada kekhawatiran bahwa bunga yang lebih tinggi bisa berdampak pada sektor kredit dan investasi.
Pemerintah juga menyatakan dukungannya dengan melakukan pengendalian harga bahan pokok serta memperbaiki distribusi agar harga tetap stabil. mnp
