Foto: Istimewa.
Semua ini dilakukan berkolaborasi dengan PMI setempat, menunjukkan bahwa kemanusiaan adalah kerja bersama.
|| BENCANA banjir dan longsor yang melanda Aceh dan Sumatra Utara, telah mengetuk untuk segera memberikan bantuan kemanusiaan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Selatan. Sebanyak 1.200 paket disalurkan untuk membantu warga terdampak bencana longsor dan banjir bandang.
Donasi sebesar Rp662.936.844 yang dihimpun PMI selama 1–23 Desember 2025 dialokasikan sepenuhnya untuk mendukung tanggap darurat dan pemulihan awal masyarakat terdampak.
Ketua PMI Kota Jakarta Selatan, Mundari menceritakan perjalanan tim distribusi yang menempuh jalur terjal dan longsor dari Aceh Tamiang hingga Kota Sibolga, Sumatra Utara.
“Selama proses pendistribusian, tim kami harus melewati medan yang cukup sulit. Di beberapa titik, akses jalan masih terdampak longsor sehingga perjalanan memakan waktu berjam-jam dari satu lokasi ke lokasi lainnya,” ungkapnya.
Bantuan yang disalurkan bukan sekadar paket logistik. Sembako, obat-obatan, hygiene kit, pakaian baru, mainan anak, hingga school kit, hadir sebagai simbol kepedulian.
Khusus di Aceh Tamiang, 200 paket school kit diberikan agar anak-anak bisa kembali bersekolah, membawa tawa kecil di tengah duka.
Semua ini dilakukan berkolaborasi dengan PMI setempat, menunjukkan bahwa kemanusiaan adalah kerja bersama.
Mundari menegaskan, bantuan ini bukan akhir, melainkan awal. Distribusi tahap kedua ke Sumatera Barat telah direncanakan, menandai komitmen PMI Jaksel untuk terus berada di garis depan membantu korban bencana.
“Alhamdulillah, tim kami telah menuntaskan amanah para donatur. Operasi kemanusiaan ini akan terus kami lanjutkan hingga bantuan benar-benar sampai ke mereka yang membutuhkan,” pungkas Mundari.
[Jakarta, Januari 2026 ®harianposmetro.com]
