Foto: Istimewa.
Longsor terjadi saat sebagian besar warga terlelap, sekitar pukul 02.30 WIB dini hari.
Sebelum longsor, kawasan tersebut diguyur hujan deras disertai angin kencang selama dua hari terakhir, menurut Kepala Desa Pasirlangu, Nur Awaludin Lubis.
BANDUNG, HARIAN POSMETRO.com | Sebanyak delapan orang meninggal dunia dan puluhan rumah tertimbun tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat, pada Sabtu (24/01) dini hari. Hingga pukul 10.30 WIB, sebanyak 82 orang masih dalam proses pencarian, menurut BNPB.
Longsor terjadi saat sebagian besar warga terlelap, sekitar pukul 02.30 WIB dini hari.
Sebelum longsor, kawasan tersebut diguyur hujan deras disertai angin kencang selama dua hari terakhir, menurut Kepala Desa Pasirlangu, Nur Awaludin Lubis.
Kapolsek Cisarua, AY Yogaswara, mengatakan longsor diawali suara gemuruh keras. Sesaat kemudian, material tanah dan lumpur meluncur dari Kampung Pasirkuning hingga Kampung Pasir Kuda, Desa Pasirlangu.
“Saat kejadian warga mendengar suara gemuruh cukup kuat, kemudian material longsor bergerak dari arah Kampung Pasirkuning menuju Kampung Pasir Kuda dan disertai banjir bandang,” ujarnya sebagaimana dikutip kantor berita Antara.
®redaksi harian posmetro.com•
