Memasuki hari ketiga Operasi Penyakit Masyarakat (Ops Pekat) Jaya 2026 yang berlangsung selama 15 hari, mulai (28 Jan s/d 15 Feb ’26), masih berkutat soal penanganan dan pencegahan tawuran dan balap liar. Padahal warga Jakarta berkeinginan, dalam Operasi Pekat Jaya ini, juga menyasar seperti tempat hiburan malam, prostitusi, judi dan minuman keras (Miras) lainnya. Apalagi sudah dekat menyambut bulan suci Ramadhan.
JAKARTA, HARIAN POSMETRO.com | Patroli gabungan Brimob dan Samapta Polda Metro Jaya menggagalkan aksi balap liar serta potensi tawuran dalam Operasi Pekat Jaya 2026 di Jakarta Timur, Sabtu dini hari (31/1/2026).
Patroli menyasar sejumlah titik rawan, antara lain Jatinegara, Pulogadung, Cakung, Cawang, Matraman, Kebon Pala, Pisangan Baru, Jalan Pemuda, dan Jalan I Gusti Ngurah Rai. Petugas membubarkan balap liar di Jalan Pemuda dan mengamankan kendaraan untuk diserahkan ke Polsek Pulogadung. Sementara di wilayah Pisangan Baru, polisi menggagalkan potensi tawuran dengan mengamankan sejumlah senjata tajam yang diserahkan ke Pos Polisi Kebon Sereh.
Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan Operasi Pekat Jaya 2026 dilaksanakan secara intensif untuk menekan balap liar, tawuran, dan kejahatan jalanan. “Kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif,” ujarnya.
Hingga patroli berakhir, situasi wilayah hukum Polres Metro Jakarta Timur terpantau aman dan kondusif.
®hpmu/01•
