Wabup Deli Serdang, Lom Lom Suwondo (empat dari kanan) secara simbolis menerima bantuan stimulan perbaikan rumah rusak akibat bencana Hidrometeorologi dari pemerintah pusat yang diserahkan Tenaga Ahli Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Brigjen TNI Erwansyah bersama Dewan Pengarah BNPB, Victor Rembeth dan diterima oleh Wabup Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS di Aula Cendana, Lantai I, Kantor Bupati Deli Serdang. (Foto&teks ANTARA).
||PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), menerima bantuan stimulan perbaikan rumah rusak akibat bencana hidrometeorologi dari pemerintah pusat.
Bantuan tersebut diserahkan oleh Tenaga Ahli Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Erwansyah bersama Dewan Pengarah BNPB Victor Rembeth dan diterima oleh Wakil Bupati (Wabup) Deli Serdang Lom Lom Suwondo di Kantor Bupati Deli Serdang, Jumat.
“Terima kasih atas bantuan yang telah diberikan. Pemkab Deli Serdang telah mengusulkan rumah rusak ringan sebanyak 69 unit, rusak sedang sebanyak lima unit, dan rusak berat delapan unit,” kata Wabup Lom Lom Suwondo, seperti dilansir ANTARA.
Total bantuan yang diterima Pemkab Deli Serdang berkisar Rp1,1 miliar dengan rincian untuk perbaikan rusak ringan sebanyak 64 unit dan rusak sedang lima unit.
Kepada masyarakat penerima manfaat, Wagub Lom Lom mengimbau agar memanfaatkan bantuan tersebut sesuai peruntukan, sehingga rumah dapat kembali ditempati secara layak.
“Saya berharap bantuan ini dimanfaatkan dan dimaksimalkan untuk perbaikan rumah masing-masing, sehingga rumah dapat ditempati kembali secara layak,” katanya.
Pemkab Deli Serdang akan memantau dan mengawasi penggunaan dana bantuan tersebut agar benar-benar digunakan untuk perbaikan rumah warga.
“Kami akan memantau agar dana yang diberikan betul-betul digunakan untuk perbaikan rumah. Pemerintah akan mengawasi agar bantuan ini tepat guna,” katanya.
Melalui penyerahan bantuan stimulan tersebut, pemerintah pusat bersama Pemkab Deli Serdang berharap proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana dapat berjalan cepat, sehingga masyarakat terdampak dapat kembali hidup normal dengan hunian yang lebih aman dan layak.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno yang memimpin prosesi penyerahan bantuan secara nasional di Kabupaten Tapanuli Utara secara Zoom Meeting mengemukakan Presiden rabowo Subianto meminta agar pemerintah segera memulihkan kehidupan masyarakat kembali normal.
Namun lebih dari itu, lanjutnya, pemulihan harus dilakukan dengan prinsip build back better, yakni membangun kembali dengan lebih baik dan lebih tangguh.
“Bukan hanya membangun kembali, tetapi membangun lebih baik, membangun lebih tangguh. Setiap ujian akan mengasah kita menjadi lebih kuat,” ucapnya.
Dijelaskan, bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia merupakan anomali alam yang luar biasa. Dampak bencana dirasakan hampir merata di berbagai provinsi, mulai dari wilayah Maluku, Sulawesi, Kalimantan, hingga Pulau Jawa, termasuk Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
[Deli Serdang, Februari 2026/®redaksi harian posmetro.com]
