Foto: Dokumentasi dan Istimewa.
Mari mendoakan keselamatan, kekuatan, dan kesembuhan bagi para korban, serta memberikan bantuan untuk proses pemulihan kepada saudara-saudara kita terdampak bencana di Sumatera.
|| BENCANA banjir dan tanah longsor melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sejak akhir November 2025, berdampak pada lebih dari 1,5 juta jiwa dan menyebabkan kerusakan infrastruktur berat.
Mari mendoakan keselamatan, kekuatan, dan kesembuhan bagi para korban, serta memberikan bantuan untuk proses pemulihan.
Bencana banjir dan tanah longsor telah melanda tiga provinsi di Pulau Sumatra, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada penghujung November 2025.
Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan, hingga Selasa (20/1/2026) pukul 12.50 WIB, bencana ini telah mengakibatkan 1.199 orang meninggal, 144 orang hilang, dan sekitar 114,2 ribu orang harus mengungsi.
Berikut rincian jumlah korban jiwa dan orang hilang akibat bencana Sumatera berdasarkan wilayah.
Aceh:
Meninggal: 560 orang
Hilang: 31 orang
Sumatera Utara:
Meninggal: 375 orang
Hilang: 41 orang
Sumatera Barat:
Meninggal: 264 orang
Hilang: 72 orang.
Secara keseluruhan, bencana Sumatera ini menyebabkan 175.050 rumah rusak. Kerusakan juga terjadi pada 4.546 fasilitas pendidikan, 803 rumah ibadah, 215 fasilitas kesehatan, 786 jembatan, dan 2.056 jalan.
“Ya Allah, limpahkanlah pahala dalam musibah yang terjadi dan berikanlah ganti yang lebih baik, mudahkanlah bantuan bagi saudara-saudara kita di Sumatera”.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengajak umat Islam mendoakan korban bencana di Sumatera (Aceh, Sumut, Sumbar) dengan memperbanyak doa, shalat ghaib, dan qunut nazilah agar korban wafat husnul khatimah dan yang terdampak diberi kekuatan.
Imbauan MUI: Melaksanakan shalat ghaib bagi korban meninggal dan membaca qunut nazilah dalam shalat untuk memohon perlindungan dari musibah.
Doa untuk Korban Wafat:
Allahumma-ghfir lahum warhamhum, wa-‘afihim wa’fu ‘anhum. (Ya Allah, ampunilah mereka, rahmatilah mereka, bebaskanlah mereka, dan maafkanlah mereka).
Doa Saat Terkena Musibah (Diajarkan Rasulullah):
Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Allahumma ajirni fi mushibati wa akhlif li khairan minha. (Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nya kami kembali. Ya Allah, beri ganti yang lebih baik dari musibah ini).
Kami Memohon agar Sumatera segera pulih, korban diberi kesabaran, dan keselamatan. Aamiin! *
[®Redaksi/harian posmetro.com/22 Maret 2026]
