Sebelum ditemukan tewas, korban masih sempat mengirimkan pesan singkat melalui WA kepada istri dan anaknya, yang berisi permintaan maaf.
JAKARTA, HARIAN POSMETRO.com || Petugas Kepolisian mengungkap perkembangan penyelidikan terkait penemuan jasad seorang pria berinisial WH (47) yang ditemukan meninggal dunia di balkon sebuah kamar hotel mewah di Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan.
Kejadiannya pada Rabu malam, 15 Juli 2026. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi menduga korban meninggal dunia akibat bunuh diri menggunakan senjata api yang ditemukan di lokasi kejadian.
Hingga kini, penyidik juga memastikan tidak menemukan adanya indikasi tindak pidana dalam peristiwa tersebut. Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Polisi Joko Adi Wibowo mengatakan dugaan sementara mengarah pada aksi bunuh diri yang dipicu persoalan pribadi.
“Dugaannya meninggal dunia karena mengakhiri hidupnya sendiri,” ujar Joko, Jumat (17/7/ 2026.
Joko menjelaskan, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban menginap di hotel tersebut dan didampingi sopirnya. Namun, sang sopir tidak berada di dalam kamar, melainkan menunggu di area parkir hotel.
Korban baru dicek setelah pihak keluarga menghubungi sopir, karena merasa curiga usai menerima pesan dari korban.
“Korban menginap di hotel dan ditemani saksi, yaitu sopirnya. Sopir tidak berada di kamar, melainkan di parkir. Setelah mendapat telepon dari keluarga untuk mengecek, korban ditemukan sudah meninggal dunia,” ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan, penyidik menduga persoalan rumah tangga menjadi latar belakang peristiwa tersebut. Meski demikian, menurut polisi, korban dan istrinya saat itu sebenarnya tengah berupaya memperbaiki hubungan.
“Masalahnya terkait urusan rumah tangga, hubungan suami istri. Sebenarnya mereka sedang akan memperbaiki hubungan, tetapi korban diduga merasa bersalah kepada istrinya,” tutur Joko.
Polisi juga telah mengamankan senjata api yang ditemukan di lokasi sebagai barang bukti. Berdasarkan pemeriksaan sementara, senjata tersebut diketahui memiliki dokumen kepemilikan yang sah.
Selain itu, penyidik telah meminta keterangan sejumlah saksi dan belum menemukan adanya keterlibatan pihak lain dalam kematian korban.
“Tidak ada unsur kriminal. Saksi-saksi sudah didengar keterangannya dan hasil pemeriksaan menunjukkan korban sempat mengirim pesan serta meminta maaf kepada istri dan anaknya sebelum kejadian,” tutur Joko.
Bunuh diri bukanlah solusi. Jika anda atau orang terdekat mengalami tekanan psikologis dan memiliki pikiran untuk bunuh diri, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional. Segera hubungi psikolog, psikiater, atau layanan bantuan darurat terdekat.
•red•01
