Embung Kebagusan dibangun untuk mengurangi debit air yang mengalir melalui sistem Saluran Penghubung (Phb) Joe. Dengan luas sekitar dua hektare, embung ini diharapkan dapat menekan potensi genangan di kawasan sekitarnya, terutama yang berkaitan dengan aliran dari daerah aliran sungai (DAS) Mampang dan Krukut.
JAKARTA, HARIAN POSMETRO.com || Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mempercepat pembangunan infrastruktur pengendali banjir untuk mengurangi risiko genangan di Ibu Kota. Salah satu upayanya melalui pembangunan Embung Kebagusan di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, yang ditinjau langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung didampingi Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, Selasa (13/10).
“Pemerintah DKI Jakarta sekarang ini sedang mempersiapkan penanganan banjir secara menyeluruh, baik itu membangun embung, waduk dan juga normalisasi tiga sungai yang ada, Ciliwung, Krukut dan Cakung,” ujarnya.
Embung Kebagusan dibangun untuk mengurangi debit air yang mengalir melalui sistem Saluran Penghubung (Phb) Joe. Dengan luas sekitar dua hektare, embung ini diharapkan dapat menekan potensi genangan di kawasan sekitarnya, terutama yang berkaitan dengan aliran dari daerah aliran sungai (DAS) Mampang dan Krukut.
Selain berfungsi menampung air untuk mengurangi risiko banjir, Embung Kebagusan juga berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber air untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar. Pemprov DKI Jakarta berencana mengoptimalkan pemanfaatan air tersebut melalui kerja sama antara Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan PAM Jaya.
Menurut Gubernur Pramono, air yang tertampung di embung tidak hanya berfungsi sebagai bagian dari sistem pengendalian banjir, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat, termasuk warga apartemen yang berada di sekitar lokasi.
Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum, menargetkan ada tiga embung dan waduk yang akan mulai beroperasi pada Februari 2027. Pembangunan infrastruktur tersebut, di antaranya tersebar di Jakarta Timur dan Jakarta Barat.*
redaksihpm*
