Brimob Polda Metro Jaya Gerak Cepat Tangani Ledakan di Pasar Cimanggis, Evakuasi dan Sterilisasi Dilakukan
Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara menunjukkan beberapa temuan penting terkait sumber ledakan, yang diduga dari Tabung Gas Etilen, yang mengakibatkan 2 orang meninggal dunia, yakni atas nama Riko dan Achmad Tri Prasetyo. Sementara 11 orang yang mengalami
luka-luka dirawat di RSUD Tangerang Selatan, RS Sari Asih, dan RS Fatmawati.
TANGERANG, HARIAN POSMETRO.com || Di lokasi kejadian (yang diduga sebagai gudang atau ruang pematangan buah/ripening, khususnya pisang), petugas menemukan tabung gas etilen berkapasitas 50–52 kilogram. Tim forensik juga mengamankan potongan selang penyalur gas, sebuah dinamo, serta memeriksa instalasi listrik untuk melihat adanya potensi kerusakan atau percikan api yang memicu gas etilen meledak.
Sementara petugas Satbrimob Polda Metro Jaya bergerak cepat membantu penanganan ledakan yang terjadi di kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (14/10/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.
Personel dikerahkan untuk membantu evakuasi, sterilisasi lokasi, pencarian di area terdampak, serta menjaga perimeter agar proses penanganan berjalan aman.
Sebanyak 50 personel Satbrimob Polda Metro Jaya diterjunkan, terdiri atas 20 personel patroli Batalyon C Pelopor, 20 personel SAR Batalyon C Pelopor, serta 10 personel Unit Komposit Detasemen Gegana. Penanganan dipimpin Danyon C Pelopor Kompol Toha Subakat bersama Polres Tangerang Selatan dan unsur terkait lainnya.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan, fokus awal personel adalah memberikan pertolongan sekaligus memastikan area kejadian aman bagi masyarakat maupun petugas yang melakukan penanganan.
“Personel langsung bergerak membantu evakuasi, melakukan sterilisasi, pencarian di area terdampak, serta mengamankan perimeter. Prioritas kami adalah keselamatan masyarakat dan memastikan proses penanganan dapat dilakukan dengan cepat, aman, dan terkoordinasi,” ujar Kombes Henik.
Berdasarkan laporan sementara, enam orang dilaporkan menjadi korban dan telah dibawa ke RS Sari Asih Ciputat untuk mendapatkan penanganan medis. Personel SAR Brimob bersama Polres Tangerang Selatan masih melakukan evakuasi, pembersihan, serta pemeriksaan pada bagian bangunan yang terdampak untuk memastikan tidak terdapat korban lain.
Personel Gegana melakukan sterilisasi di area kejadian, sementara personel patroli Brimob membantu menjaga perimeter agar proses olah tempat kejadian perkara dan penanganan di lapangan dapat berlangsung dengan aman. Informasi awal menyebut ledakan diduga berkaitan dengan tabung gas elpiji, namun penyebab pasti masih didalami oleh petugas.
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, penanganan dilakukan dengan mengutamakan keselamatan masyarakat serta pemeriksaan berdasarkan fakta di lapangan.
“Polisi hadir untuk memberikan pertolongan dan memastikan masyarakat terlindungi. Saat ini evakuasi, sterilisasi, dan olah TKP masih berlangsung. Penyebab ledakan akan disampaikan berdasarkan hasil pemeriksaan, sehingga kami mengimbau masyarakat tidak berspekulasi dan memberikan ruang kepada petugas untuk bekerja,” pungkas Kombes Budi.*
redaksihpm*
