Walikota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, mengatakan, simulasi tersebut bertujuan untuk melatih kewaspadaan serta kesiapsiagaan para pegawai dan staf instansi pemerintah maupun para siswa sekolah dalam menghadapi situasi darurat bencana alam.
JAKARTA, HARIAN POSMETRO.com || Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel) menggelar Simulasi Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi di 122 titik di Jakarta Selatan terdiri dari 112 sekolah dan 10 kantor pemerintah.
Walikota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, mengatakan, simulasi tersebut bertujuan untuk melatih kewaspadaan serta kesiapsiagaan para pegawai dan staf instansi pemerintah maupun para siswa sekolah dalam menghadapi situasi darurat bencana alam.
Kemudian, lanjut Syafrin, pada sirine kedua dibunyikan, para pegawai segera melakukan evakuasi keluar gedung menuju titik kumpul yang telah ditetapkan, dengan tetap menerapkan prosedur perlindungan kepala dan tengkuk.
Selain simulasi evakuasi mandiri, kegiatan ini juga memperagakan simulasi penanganan dan penyelamatan korban luka oleh tim tanggap darurat. Pentingnya kegiatan simulasi rutin ini dilakukan untuk membangun budaya siaga bencana di lingkungan kerja maupun pendidikan. Karena, dengan latihan yang berkelanjutan, diharapkan seluruh elemen pegawai dan masyarakat siap menghadapi kondisi darurat.
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi DKI Jakarta, Iwan Alex, menuturkan, kegiatan ini dilakukan guna menguji kesiapsiagaan serta mitigasi penanggulangan bencana bagi para penghuni dan pengelola gedung. Pelaksanaan simulasi ini sekaligus sebagai uji terhadap gedung-gedung yang fasilitasnya juga sudah baik menghadapi gempa bumi.
Terkait pelaksanaan simulasi bencana di Kantor Kelurahan Petukangan Utara, Sekretaris Kelurahan Petukangan Utara, Fika berharap, dengan adanya simulasi seperti ini, seluruh pegawai dan warga yang datang ke kantor kelurahan akan lebih sigap dan tidak panik apabila terjadi bencana gempa bumi yang sebenarnya.*
redaksihpm*
