Di tengah keterbatasan pasca bencana, kebersamaan dan kepedulian menjadi kekuatan utama. Kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui kegiatan ini diharapkan dapat membantu memulihkan kondisi warga sekaligus menumbuhkan kembali semangat dan kepercayaan masyarakat.
|| BERBAGAI inovasi terus diluncurkan Polri dalam upaya penanganan musibah banjir untuk membantu masyarakat, agar bisa segera beraktivitas seperti sedia kala. Bengkel dan cuci Kendaraan Mobile gratis, merupakan salah satu program yang diluncurkan Polri untuk membantu masyarakat di Kabupaten Aceh Tamiang.
Bengkel dan Cuci Kendaraan Mobile Polres Aceh Tamiang ini bertugas untuk membantu masyarakat yang pada saat terjadinya musibah banjir, kendaraan bermotor Khususnya Kendala roda dua miliknya terendam.
“Keretaku kini sudah bersih dan menyala. Terimakasih Pak Polisi, yang telah membuka bengkel servis gratis dan cuci gratis, kepada kami korban bencana alam di Aceh Tamiang,” ungkap Agus dengan senang hati.
Untuk diketahui, “KERETA” yang dimaksud Agus di sini adalah sepeda motor roda dua miliknya. Orang Sumatera di bagian Utara menyebutnya demikian. Begitu juga
dalam bahasa Medan dan sekitarnya, “kereta” artinya sepeda motor, bukan kereta api seperti pada umumnya di Indonesia. Dan ini merupakan istilah sehari-hari yang sudah lama digunakan, berakar dari bahasa Melayu kuno yang awalnya merujuk pada semua jenis kendaraan bergerak seperti kereta lembu. Jika ingin menyebut kereta api, orang Medan biasanya menyebutnya “kereta api” secara lengkap.
Sementara dalam Bahasa Aceh, kata untuk sepeda motor tak jauh beda dengan kota Medan. “motor” adalah “moto” atau sering juga disebut “kereta” (seperti “kereta api” tapi merujuk pada kendaraan beroda dua) atau “seupéda motor”, tergantung konteksnya, seperti dalam frasa “moto” atau “kereta”
Jadi Moto/Kereta: Ini adalah sebutan umum untuk sepeda motor.
Sementara itu, Kapolres Aceh Tamiang AKBP Muliadi, S.H., M.H. mengatakan Polres Aceh Tamiang memiliki 2 buah peralatan set bengkel Service ringan dan Cuci Kendaraan Mobile yang siap untuk membantu masyarakat terdampak bencana banjir.
“Hal ini merupakan wujud kepedulian dan upaya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan yang dilakukan Personel Sat Binmas Polres Aceh Tamiang yaitu servis motor ringan dan cuci motor gratis bagi masyarakat terdampak banjir.” jelas Muliadi.
Hari ini, Jum’at 26 Desember 2025 Bengkel dan cuci Mobile Polres Aceh Tamiang beroperasional di Desa Bundaran, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang.
Kegiatan ini, Lanjut Muliadi, diharapkan dapat membantu dan meringankan masyarakat dalam merawat kendaraannya pasca banjir melanda Tamiang.
Di tengah keterbatasan pasca bencana, kebersamaan dan kepedulian menjadi kekuatan utama. Kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui kegiatan ini diharapkan dapat membantu memulihkan kondisi warga sekaligus menumbuhkan kembali semangat dan kepercayaan masyarakat.
Polri tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, khususnya pasca bencana. Polres Aceh Tamiang berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta memperkuat sinergi dalam upaya pemulihan dan kebangkitan bersama pascabencana.
[Aceh Tamiang, Desember 2025 ®harianposmetro.com]
