Oleh: Naek Pangaribuan, Wartawan Senior, Pemerhati Hukum dan Pers
Di usia 81 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, peran wartawan tetap krusial sebagai pengawal kepentingan publik dan pilar demokrasi. Pers yang kritis bukan musuh kekuasaan, melainkan pengawas kebijakan demi memastikan hak-hak rakyat serta kebenaran tetap terjaga.
KERJA utama jurnalis ditujukan kepada kebenaran dan masyarakat luas, bukan kepada pejabat atau kelompok tertentu.Tentu bersikap kritis terhadap kebijakan negara merupakan bentuk kecintaan dan upaya membangun bangsa agar lebih baik.
Sementara liputan dan tindakan investigasi dan kontrol sosial tidak boleh dianggap sebagai bentuk provokasi atau ancaman. Karena tantangan dan tanggung jawab pers adalah menjaga kode etik dan kontrol sosial. Keberanian dalam mengungkap fakta harus selalu sejalan dengan tanggung jawab dan aturan jurnalistik yang berlaku.
Begitu juga profesionalisme media, perlu didukung oleh kesejahteraan agar independensi wartawan tetap terlindungi. Di usia 81 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, wartawan tetap memiliki tanggung jawab penting dalam menjaga demokrasi.
Wartawan harus tetap kritis, independen, dan berpegang teguh pada kode etik jurnalistik. Karena pers bekerja bukan untuk kepentingan kekuasaan, tetapi untuk kepentingan publik.
Sepanjang perjalanan bangsa, wartawan telah memberikan kontribusi terhadap sejarah sekaligus mengawal pembangunan. Karena itu, kebebasan pers harus berjalan bersama tanggung jawab dan profesionalisme.
Tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” seharusnya tidak berhenti menjadi slogan. Bagi rakyat, kemerdekaan terasa ketika ekonomi semakin pulih, penegakan hukum semakin adil, dan pelayanan publik semakin mudah, cepat, serta tidak berbelit-belit.
Saya hanya berharap sederhana: Indonesia semakin maju, rakyat semakin sejahtera, hukum semakin tegak, dan negara semakin hadir melayani masyarakat.
Refleksi 81 tahun Indonesia merdeka adalah momentum penting untuk merawat persatuan, melawan arus informasi palsu atau hoaks di ruang digital, dan mengisi kemerdekaan dengan karya nyata demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Merdeka!***
*Jakarta, 17 Agustus 2026®redaksiharianposmetro.com*
