POLRI SALURKAN BANTUAN DAN EVAKUASI WARGA TERDAMPAK BANJIR
JAKARTA, HARIAN POSMETRO.com |
Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui jajaran Polda Metro Jaya dan Polres setempat turun langsung membantu warga yang terdampak banjir di sejumlah wilayah di Bekasi dan Depok.
Di Bekasi, tim Detasemen Perintis melakukan patroli guna memastikan keamanan di lingkungan terdampak banjir.
Dalam patroli ini, tim yang berada di bawah Direktorat Samapta Korsabhara pimpinan Irjen Pol Mulia Hasudungan Ritonga mengerahkan peralatan penyelamatan termasuk rantis rescue, perahu karet dengan mesin motor, pelampung, helm rescue, serta mesin penyedot air.
Tim Detasemen Perintis juga mengevakuasi warga di Perumahan Jaka Kencana, Kecamatan Bekasi Selatan. Sebanyak 29 personel diterjunkan untuk mengevakuasi warga yang terjebak air.
Selain melakukan evakuasi, petugas juga mendistribusikan bahan pangan kepada warga yang masih bertahan di rumah mereka.
Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras bersama jajaran dan unsur TNI meninjau langsung kondisi banjir di Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Bojongsari.
Di daerah ini banjir yang disebabkan meluapnya kali Pesanggerahan merendam puluhan rumah dengan ketinggian air mencapai 150-200 cm.
Kapolres Metro Depok memberikan bantuan berupa 10 dus mi instan dan 10 dus air mineral kepada warga terdampak.
Irwasum Polri Komjen Pol Dedi Prasetyo dalam keterangan tertulisnya menyatakan Polri akan terus hadir untuk membantu masyarakat dalam situasi bencana.
“Polri berkomitmen untuk selalu berada di garda terdepan dalam membantu Masyarakat terdampak banjir. Kami akan terus mengerahkan personel dan peralatan yang diperlukan untuk memastikan keselamatan warga serta mempercepat proses pemulihan pasca-banjir,” kata Komjen Pol Dedi Prasetyo.
Hujan deras yang mengguyur Jabodetabek sejak Selasa dini hari menyebabkan sejumlah wilayah terdampak banjir.
Di Bekasi, genangan terjadi di beberapa kawasan permukiman, termasuk Perumahan Jaka Kencana, dengan ketinggian air bervariasi hingga mencapai 80 cm di beberapa titik. Sementara di Depok, luapan Kali Pesanggrahan mengakibatkan banjir di Perumahan Sawangan Asri dan beberapa wilayah di Kelurahan Sawangan Baru, dengan puluhan rumah terendam.
Polri dan TNI terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan evakuasi, pendistribusian bantuan, serta pemantauan kondisi di lapangan guna memastikan keamanan dan keselamatan warga.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas guna menghindari risiko lebih lanjut akibat banjir ini.
Sementara banjir yang melanda wilayah DKI Jakarta, membuat Tim SAR Batalyon B Satuan Brimob Polda Metro Jaya dikerahkan. Termasuk ke wilayah Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, yang terendam banjir akibat luapan Sungai Ciliwung, dengan ketinggian air mencapai 2
meter.
Tim mengevakuasi warga yang terdampak, terutama lansia, anak-anak, ibu hamil, dan penyandang disabilitas. Sebagian besar warga memilih bertahan di rumah meskipun banjir belum surut.
“Keselamatan warga adalah prioritas utama kami. Kami terus siaga dan memastikan masyarakat dalam keadaan aman,” ujar Bripka Lilik Budiarto, Dpp Tim SAR Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya.
Di tempat terpisah, Kapolres Metro Jakarta Selatan, KBP Ade Rahmat Idnal, S.I.K., M.Si., turun langsung ke lokasi banjir di Komplek IKPN RW.04, Kelurahan Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Selasa (4/2/2025). Bersama unsur 3 Pilar Kecamatan Pesanggrahan, Kapolres meninjau kondisi warga terdampak sekaligus menyalurkan bantuan sosial.
Banjir melanda kawasan ini akibat curah hujan tinggi sejak malam sebelumnya. Berdasarkan laporan, 300 kepala keluarga (KK) di RW.04 IKPN terdampak, sementara sekitar 100 KK di RW.012 Jalan Madrasah terpaksa dievakuasi ke Masjid Al Umariah.
Saat mengecek kondisi di lapangan, Kapolres juga membagikan 100 paket sembako dan 50 dus mi instan kepada warga terdampak. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Ketua RW.04, Bp. Dep, untuk kemudian didistribusikan kepada warga yang membutuhkan.
“Kami hadir untuk memastikan kondisi warga dan menyalurkan bantuan agar bisa sedikit meringankan beban mereka. Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut,” ujar KBP Ade Rahmat Idnal di lokasi.
|Redaksi.hpm|
