Jakarta – Polda Metro Jaya resmi menggelar Operasi Ketupat Jaya 2025 guna menjamin keamanan dan kelancaran arus mudik serta perayaan Idul Fitri 1446 H. Apel pasukan berlangsung di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (21/3/2025), dipimpin oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Karyoto, didampingi Pangdam Jaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay dan Kasatpol PP DKI Jakarta Drs. H. Satriadi Gunawan.
Operasi yang berlangsung selama 17 hari, mulai 23 Maret hingga 8 April 2025, ini melibatkan 4.000 personel gabungan, terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP, dan instansi terkait. Mereka akan disebar ke 100 Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, dan Pos Terpadu di titik-titik strategis seperti terminal, stasiun, bandara, pusat perbelanjaan, tempat wisata, dan lokasi salat Idul Fitri.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Karyoto, menegaskan bahwa operasi ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama mudik dan perayaan Lebaran. “Kami akan memastikan kelancaran arus mudik dan mengantisipasi potensi gangguan keamanan, termasuk kejahatan jalanan, terorisme, serta peredaran narkoba dan miras ilegal,” ujar Karyoto.

Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, jumlah pemudik tahun ini diperkirakan mencapai 146,47 juta orang. Ditlantas Polda Metro Jaya akan menerapkan berbagai rekayasa lalu lintas, seperti contra flow, ganjil-genap, dan sistem one way di titik rawan kepadatan. Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 28–30 Maret 2025, sedangkan puncak arus balik pada 5–7 April 2025.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik, mematuhi aturan lalu lintas, serta mengamankan rumah yang ditinggalkan. “Jika menemukan hal mencurigakan, segera laporkan ke pos pengamanan terdekat atau layanan 110,” ujarnya.
Sebagai langkah preventif, Polda Metro Jaya juga menyediakan layanan pengaduan dan informasi melalui Posko Operasi Ketupat Jaya. Masyarakat dapat menghubungi telepon 5234666 atau email ketupatmetrojaya@gmail.com untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
Operasi ini mengedepankan pendekatan humanis dan sinergi antarinstansi guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama Ramadan dan Idul Fitri 1446 H.
