JAKARTA | HARIANPOSMETRO.com |Menjelang tengah malam, suasana di beberapa titik di Matraman, Jakarta Timur, masih cukup ramai. Beberapa warga tampak berkumpul di pinggir jalan, sementara lainnya berjaga di pos ronda. Untuk memastikan keamanan dan ketertiban, Polsek Matraman menggelar patroli cipta kondisi pada Rabu malam (26/03).
Operasi yang berlangsung mulai pukul 23.00 WIB hingga dini hari ini dipimpin oleh Ipda Ferdian AP, S.H., Kanit Intelkam Polsek Matraman, dengan melibatkan 13 personel, termasuk anggota Satpol PP. Dengan dua unit mobil patroli, tim menyusuri sejumlah titik rawan kejahatan seperti curanmor, begal, balapan liar, hingga potensi tawuran.
Di salah satu titik, tim patroli berhenti di pos ronda. Sejumlah warga yang tengah berjaga menyambut hangat kedatangan polisi. Sambil berbincang santai, petugas memberikan imbauan agar tetap waspada dan segera melapor jika melihat hal mencurigakan.
“Kami tidak hanya berpatroli, tapi juga ingin mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Kejahatan bisa dicegah kalau kita semua peduli,” ujar Ipda Ferdian.
Di beberapa ruas jalan, polisi juga menemui sekelompok anak muda yang masih nongkrong hingga larut malam. Dengan pendekatan persuasif, petugas mengajak mereka untuk segera pulang.
“Kalau tidak ada keperluan mendesak, lebih baik pulang dan beristirahat. Keamanan bukan hanya tugas polisi, tapi juga tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.
Patroli terus dilanjutkan ke beberapa titik rawan seperti Jl. Matraman Raya, Jl. Kayu Manis Barat, dan Jl. Pramuka Raya. Sepanjang rute, situasi terpantau aman. Tidak ditemukan adanya aksi kriminalitas atau tawuran yang berpotensi mengganggu ketertiban.
Kegiatan patroli ini akan terus dilakukan secara rutin. “Kami ingin warga Matraman bisa merasa aman dan nyaman, terutama di malam hari. Kalau ada hal mencurigakan, jangan ragu untuk menghubungi kami,” tutup IPDA Ferdian.
Dengan patroli yang lebih mengedepankan dialog dan pendekatan persuasif, kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan hanya soal penegakan hukum, tapi juga membangun rasa aman bersama.
