JAKARTA | HARIANPOSMETRO.com | Malam itu, suasana di Jalan Praji, Kelurahan Cibubur, tampak lebih lengang dari biasanya. Banyak rumah yang lampunya sudah padam sejak sore, menandakan penghuninya telah beristirahat. Namun, ada satu rumah yang berbeda—sepi dan gelap, tanpa tanda-tanda kehidupan.
Rumah itu milik Bapak Riswan, yang sejak Senin, 24 Maret 2025, sudah mudik ke Malang, Jawa Timur, bersama keluarganya. Rumah tersebut menjadi salah satu yang dicek oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Cibubur pada Rabu malam (26/3). Dalam patroli rutin itu, petugas memastikan rumah-rumah yang ditinggalkan mudik tetap dalam kondisi aman.
Saat tiba di depan rumah Pak Riswan, Bhabinkamtibmas memeriksa dengan teliti. Pintu dan jendela tampak terkunci rapat, tidak ada kendaraan di halaman, dan aliran listrik sudah dipastikan dalam kondisi aman. “Alhamdulillah, rumah ini sudah dilaporkan ke Pak RT sebelumnya, jadi kami bisa ikut memantau,” ujar petugas Bhabinkamtibmas setelah berbincang dengan warga sekitar.
Selain memastikan keamanan rumah kosong, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pesan kepada warga dan petugas keamanan sekitar. Mereka diminta untuk lebih waspada terhadap potensi kejahatan selama bulan Ramadan. “Biasanya di bulan puasa, angka kriminalitas meningkat. Tawuran, pencurian kendaraan, dan kenakalan remaja harus kita cegah bersama,” tambahnya.
Tak hanya itu, warga yang mudik juga diingatkan untuk menitipkan kendaraannya di Polsek Ciracas guna mengurangi risiko pencurian. “Lebih baik dititipkan di tempat yang aman daripada khawatir selama perjalanan,” ujar seorang warga yang turut menyimak imbauan tersebut.
Kegiatan pengecekan rumah kosong ini merupakan bagian dari program Cooling System serta Program Mantap dan Taktis yang dicanangkan oleh Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly, S.I.K., M.H., M.Si. Program ini bertujuan menjaga situasi tetap kondusif selama arus mudik dan meningkatkan rasa aman bagi warga yang meninggalkan rumah mereka.
Dengan adanya patroli seperti ini, diharapkan warga yang mudik dapat merasa lebih tenang, sementara mereka yang tetap tinggal bisa menjalani Ramadan dengan lebih nyaman dan aman. “Kami akan terus berpatroli dan mengawasi lingkungan ini. Jangan ragu untuk melapor jika ada hal mencurigakan,” tutup Bhabinkamtibmas sebelum melanjutkan tugasnya ke lokasi berikutnya. [marilin•hpm]
