HARIANPOSMETRO.com, JAKARTA – Aksi tawuran antar remaja kembali terjadi di kawasan Jalan Raya Dewi Sartika, tepatnya di pertigaan Tugu Salak, Kelurahan Cililitan Kecil, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Sabtu (19/4/2025) dini hari. Tim gabungan dari Polsek Kramat Jati dan Polres Metro Jakarta Timur bergerak cepat dan berhasil mengamankan 10 remaja beserta 8 bilah celurit yang diduga digunakan dalam aksi tersebut.
Penindakan dilakukan sekitar pukul 03.30 WIB, dipimpin oleh Ipda H. Abdul Basit, S.H., Kapolsubsektor Pasar Induk Kramat Jati, yang bertindak sebagai pengendali giat. Ia bersama piket fungsi Polsek Kramat Jati, Tim Presisi Patroli Polres Metro Jakarta Timur, serta anggota Reskrim dan Intel Polres langsung menuju lokasi untuk mengamankan situasi.
Giat tersebut merupakan implementasi dari program MANTAP dan TAKTIS yang dicanangkan Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly, S.I.K., M.H., M.Si., untuk memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat. Arahan pelaksanaan juga datang dari Plt. Kapolsek Kramat Jati, Kompol Edi Supriyanto, S.H., M.M.
Peristiwa bermula, sekitar pukul 03.20 WIB, warga melaporkan adanya tawuran di lokasi kejadian. Tim gabungan segera mendatangi lokasi dan berhasil membubarkan aksi tersebut. Sebanyak 10 orang remaja diamankan bersama barang bukti 8 bilah celurit panjang, 4 unit telepon genggam, dan 2 dompet.
Adapun identitas 10 pelaku yang diamankan berinisial, SR (20), warga Kampung Makasar, lulusan SMK, KH (15), pelajar SMPN 281, EMR (16), pelajar SMA Budi Warman 1, BH (19), pelajar paket C, MAF (14), pelajar SMPN 135, AFD (21), lulusan SMA Taruna Terpadu Buas Bogor, AF (21), alumni pondok pesantren, AIT (15), pelajar SMA Budi Murni 1, NBA (15), putus sekolah dan JA (19), karyawan kafe.
Sedangkan barang bukti yang berhasil diamankan polisi selain 8 bilah celurit panjang juga mengamankan 4 unit handphone, dan 2 dompet. Dan sekitar pukul 04.00 WIB, para pelaku dan barang bukti diserahkan ke Polres Metro Jakarta Timur untuk proses lebih lanjut.
Kapolsek Kramat Jati menegaskan komitmennya dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat. “Kami akan terus melakukan patroli dan penindakan tegas terhadap aksi tawuran maupun bentuk gangguan kamtibmas lainnya, khususnya yang melibatkan remaja,” ujar Kompol Rusit Malaka.
