Foto: Istimewa
LAMPUNG, HARIAN POSMETRO.com | Sebanyak tiga bangunan dan belasan kendaraan dibakar serta dirusak massa dalam kerusuhan yang terjadi di Kabupaten Lampung Tengah, Sabtu, 17 Mei 2025 kemarin. Kerusuhan tersebut terjadi dipicu tewasnya seorang warga oleh sepupu lurah setempat.
Berdasarkan data Polres Lampung Tengah, tercatat 2 rumah, 1 ruko dibakar massa. Kemudian 4 sepeda motor dibakar dan 1 unit lainnya dirusak. Selanjutnya sebanyak 3 mobil dibakar, 5 mobil dirusak dan 2 mobil dimasukkan ke dalam kolam.
“Rumah dan ruko serta puluhan kendaraan tersebut adalah milik lurah setempat yang dirusak oleh massa,” ujar Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, Minggu (18/5/2025).
Pelaku Pembunuhan Telah Diamankan, Polisi Imbau Masyarakat Lampung Tengah Untuk Tetap Tenang
Kerusuhan yang sempat terjadi di Kampung Gunung Agung, Kecamatan Terusan Nyunyai, Lampung Tengah mulai kondusif. Namun begitu, aparat gabungan dari TNI-Polri masih bersiaga.
Peristiwa kerusuhan ini dipicu setelah adanya perkelahian antara S (50) dan D (42) yang terjadi di pasar setempat pada Sabtu (17/5/2025) pagi dimana akibat perkelahian ini menyebabkan S meninggal akibat luka tusuk yang dilakukan oleh D.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari mengatakan dari peristiwa tersebut membuat pihak keluarga korban tidak terima dan mencari keberadaan pelaku.
“Jadi awalnya perkelahian dua orang warga di media sosial tiktok, kemudian berlanjut hingga bertemu di pasar, kemudian terjadi cekcok yang berujung penganiayaan berat menyebabkan salah satu pria berinisial S meninggal dunia akibat luka tusukan senjata tajam. Pelaku penusukan ini berinisial D,” kata Yuni.
“Selanjutnya, mengetahui anggota keluarganya meninggal dunia membuat sejumlah orang marah sehingga mencari keberadaan pelaku yang memang sudah berhasil diamankan oleh anggota Polsek,” lanjutnya.
Massa yang tidak menemukan pelaku, kemudian mendatangi rumah lurah setempat dan melakukan pengerusakan dengan cara membakar rumah hingga kendaraan.
“Massa ini melakukan pengerusakan rumah lurah, total ada 2 rumah yang dibakar dan 1 ruko dirusak serta beberapa kendaraan yang terparkir disekitar rumah baik mobil dan motor juga ikut dibakar dan di rusak,” terang Yuni.
Dari peristiwa tersebut lanjut Yuni pihaknya bersama TNI melakukan pengamanan untuk meredam massa.
“Untuk keluarga lurah ini telah dievakuasi, kemudian pelaku D sudah diamankan di Polres Lampung Tengah. Saat ini tim gabungan baik dari Polda, Polres, Polsek hingga Kodim masih melakukan penjagaan di lokasi,” tutur Kabidhumas.
Ia juga menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing informasi-informasi yang sengaja disebarkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab
“Untuk seluruh lapisan masyarakat untuk tetap tenang agar tidak melakukan hal-hal yang kontra produktif yang dapat mengacaukan stabilitas kamtibmas. Kami pastikan penanganan hukum untuk pelaku akan dilakukan sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” pungkas Yuni. [Redaksi.hpm]
