JAKARTA | HARIANPOSMETRO.com | Ribuan warga perantauan asal Jawa Tengah antusias mengikuti program Mudik Gratis 2025 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, bekerja sama dengan berbagai instansi dan perusahaan. Acara pelepasan yang berlangsung di Museum Purna Bhakti Pertiwi, TMII, Cipayung, Jakarta Timur, pada Rabu (26/3), berlangsung meriah dan penuh haru.
Sebanyak 14.374 pemudik diberangkatkan menggunakan 289 unit bus menuju berbagai daerah di Jawa Tengah, seperti Banjarnegara, Banyumas, Cilacap, hingga Surakarta. Program bertema “Mudik Seneng, Balik Ayem” ini mendapat dukungan dari Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn.) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M, Bank Jateng, Jasa Raharja, BAZNAS, Semen Gresik, serta sejumlah Walikota dan Bupati di Jawa Tengah.
Kapolsek Cipayung, Kompol Dwi Susanto, S.H., M.M., bersama Danramil Cipayung Kapten Inf. Suhandi, hadir langsung untuk memastikan kelancaran dan keamanan acara. Pengamanan dilakukan oleh 41 personel gabungan, termasuk anggota Polsek Cipayung, Koramil, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta petugas keamanan Museum Purna Bhakti Pertiwi.
Dalam sambutannya, Kapolsek Cipayung menekankan pentingnya keselamatan selama perjalanan. “Kami mengimbau para sopir untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan. Jika lelah atau mengantuk, jangan ragu untuk beristirahat. Lebih baik pelan asal selamat sampai tujuan,” ujar Kompol Dwi Susanto.
Penumpang juga diminta untuk proaktif mengingatkan sopir agar tidak memaksakan diri berkendara jika kondisi fisik tidak memungkinkan.
“Mari kita sama-sama berdoa agar perjalanan mudik ini berjalan lancar, aman, dan nyaman. Semoga bapak dan ibu selamat sampai kampung halaman dan kembali ke perantauan dengan selamat juga,” tutupnya.
Setelah melalui serangkaian acara, termasuk hiburan, kuis berhadiah, dan doa bersama, rombongan pemudik akhirnya diberangkatkan pukul 10.20 WIB oleh Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn.) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M., didampingi para pejabat terkait.
Program mudik gratis ini diharapkan dapat membantu warga perantauan kembali ke kampung halaman dengan aman dan nyaman, sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur mudik. (Marilin)
