Menurut Walikota Syafrin, masjid yang baik bukan hanya indah secara arsitektur, tetapi juga hidup dalam kegiatan keagamaan, memiliki tata kelola yang baik, serta memberikan pelayanan optimal kepada jemaah.
JAKARTA, HARIAN POSMETRO.com || Tim juri Lomba Binaul Masjid ( LBM )Tingkat Provinsi DKI Jakarta melakukan penilaian di Masjid Jami Al-Hidayah, Kelurahan Cipete Utara, Kecamatan Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Selasa ( 29/9/2026).
Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Syafrin Liputo mengatakan, penilaian ini bukan sekadar menilai bangunan secara fisik, melainkan menjadi momentum penting untuk melihat sejauh mana masjid berkembang sebagai pusat Ibadah, pembinaan umat, pendidikan keagamaan, serta ruang kebersamaan bagi masyarakat.
Menurut Walikota Syafrin, masjid yang baik bukan hanya indah secara arsitektur, tetapi juga hidup dalam kegiatan keagamaan, memiliki tata kelola yang baik, serta memberikan pelayanan optimal kepada jemaah.
Kegiatan lomba ini diharapkan menjadi sarana silaturahmi, berbagi pengalaman, serta tukar gagasan antar-pengelola masjid untuk menginspirasi masjid-masjid lainnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Walikota berharap Masjid Jami Al-Hidayah dapat terus menjadi rumah ibadah yang makmur, nyaman, inklusif, serta menjadi pusat kebaikan bagi seluruh warga.
“Kepada seluruh pengurus dan jamaah Masjid Jami’ Al Hidayah, kami berpesan, agar tetap optimis hasil usaha kita dalam mengikuti lomba ini insya Allah menjadi yang terbaik. Semoga masjid senantiasa makmur dengan ibadah dan kegiatan positif serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi warga,” katanya.
Sementara itu, Ketua DMI DKI Jakarta sekaligus dewan juri, KH Ma’mun Al Ayyubi, menuturkan, melalui masjid, berbagai pilar persaudaraan terus diperkuat, mulai dari ukhuwah islamiyah (persaudaraan Islam), ukhuwah basyariyah (persaudaraan kemanusiaan), hingga ukhuwah wathaniyah (persaudaraan kebangsaan).
“Dengan terjalinnya kolaborasi yang baik ini, diharapkan Jakarta ke depannya akan terus berkembang menjadi kota global yang maju, harmonis, serta senantiasa bersinergi dengan nilai-nilai keagamaan,” tambahnya.*
redaksihpm*
